Recent comments

Breaking News

Lahan Tidur Berpotensi Jadi Sentra Kelapa Dalam, Pulau Cawan Siap Mendukung Ketahanan Pangan dan Ekonomi Daerah


Indragiri Hilir – Di tengah besarnya potensi sumber daya alam yang dimiliki Desa Pulau Cawan, Kecamatan Mandah, Kabupaten Indragiri Hilir, masih terdapat sejumlah lahan yang belum dimanfaatkan secara optimal. Masyarakat menilai, lahan-lahan tersebut memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi kawasan perkebunan kelapa dalam yang produktif, sekaligus menjadi penguat ketahanan pangan dan penggerak ekonomi daerah apabila mendapat dukungan program pemerintah yang berkelanjutan.

Sebagai daerah pesisir yang sejak lama dikenal sebagai penghasil kelapa, Pulau Cawan memiliki kondisi geografis yang dinilai sesuai untuk pengembangan komoditas kelapa dalam. Selain memiliki nilai ekonomi yang tinggi, tanaman kelapa juga mampu menghasilkan berbagai produk turunan, mulai dari kopra, minyak kelapa, sabut, tempurung, hingga berbagai produk olahan yang memiliki nilai tambah bagi masyarakat.

Kepala Desa Pulau Cawan, S. Khairul Hanafiah, mengatakan pemanfaatan lahan tidur menjadi kawasan perkebunan produktif merupakan salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat perekonomian desa.

"Kami melihat masih ada lahan yang berpotensi dikembangkan menjadi sentra kelapa dalam. Apabila didukung melalui pembangunan pintu air, perbaikan tata kelola lahan, bantuan bibit unggul, serta pendampingan kepada petani, kami optimistis sektor perkebunan akan menjadi salah satu kekuatan ekonomi Desa Pulau Cawan di masa depan," ujar S. Khairul Hanafiah.

Menurutnya, pengembangan perkebunan kelapa dalam tidak hanya berdampak pada peningkatan pendapatan petani, tetapi juga membuka peluang berkembangnya industri pengolahan hasil kelapa yang mampu menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat.

Perwakilan masyarakat Desa Pulau Cawan berharap pemerintah memberikan perhatian lebih besar terhadap pemanfaatan lahan yang selama ini belum produktif. Warga menilai, dengan dukungan sarana dan prasarana yang memadai, lahan tersebut dapat menjadi aset ekonomi yang memberikan manfaat jangka panjang.

"Kami memiliki lahan yang bisa dikembangkan, namun masyarakat membutuhkan dukungan berupa bibit berkualitas, perbaikan infrastruktur pengairan, akses permodalan, serta pendampingan teknis. Jika program tersebut berjalan, kami yakin lahan yang selama ini belum dimanfaatkan dapat menjadi sumber penghasilan baru bagi masyarakat," ungkap salah seorang perwakilan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Pemuda Desa Pulau Cawan, Ramlan, menilai generasi muda harus dilibatkan dalam pengembangan sektor perkebunan agar tercipta regenerasi petani yang mampu mengelola usaha secara modern dan berorientasi pada nilai tambah.

"Kami ingin anak-anak muda melihat sektor perkebunan sebagai peluang usaha yang menjanjikan. Kelapa dalam bukan hanya menghasilkan buah, tetapi memiliki banyak produk turunan yang dapat dikembangkan menjadi usaha produktif. Dengan dukungan pemerintah melalui pelatihan, bibit unggul, alat pertanian, dan akses pasar, kami siap ikut mengembangkan perkebunan kelapa dalam sebagai kekuatan ekonomi desa," kata Ramlan.

Masyarakat meyakini bahwa pemanfaatan lahan tidur menjadi sentra kelapa dalam tidak hanya akan meningkatkan kesejahteraan petani, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan, memperluas kesempatan kerja, dan mendorong tumbuhnya industri berbasis komoditas lokal. Dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan generasi muda, Desa Pulau Cawan dinilai memiliki peluang besar menjadi salah satu sentra perkebunan kelapa dalam yang mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan ekonomi Kabupaten Indragiri Hilir secara berkelanjutan.

" Selamat Datang Media Online - Kompas Kepri "